Upah Minimum Buruh yang Mempengaruhi Kesejahteraan Rakyat

By 8:46 PM , , , , ,


Upah Minimum Buruh yang Mempengaruhi Kesejahteraan Rakyat. Gaji  rata – rata dari sebuah Negara bisa menjadi salah satu ukuran kesejahteraan rakyatnya. Semakin tinggi gaji rata – rata maka semakin sejahtera pula rakyatnya. Semakin tinggi gaji maka semakin banyak uang yang ditabung dan semakin mapan pula kehidupan mereka. Jika di bandingkan dengan negara maju, upah minimum Buruh  di Indonesia masih kalah jauh.  Di Indonesia yang mengatur besaran upah minimum adalah Pemerintah Provinsi sehingga besarannya berbeda disetiap Provinsi. Bahkan di setiap Kabupaten upah minimum untuk buruh sudah tidak sama.

Pekerja di Australia mempunyai upah minimum yang terbaik di Dunia. Hal ini menurut laporan dari Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OKEP)  dari 27 Negara maju yang telah didata. Upah minimum pekerja Negara Australia adalah sebesar 15,96 Dollar Australia per jam untuk usia diatas 21 tahun. Setelah di kurangi dengan pajak dan pengurangan lainnya adalah sebesar 9,54 Dollar Amerika atau sebesar 124.000 Rupiah (Kurs Rp. 13.000 per Dollar AS).

"Australia memiliki upah minimum tertinggi. Dan yang lebih menarik lagi, beban pajak mereka juga rendah. Australia memahami bahwa menyokong pekerja dengan gaji yang rendah lewat pajak sangat penting," jelas penyusun laporan tersebut, Herwig Immervoll. Sedangkan Negara lain menetapkan upah minimum yang tinggi tetapi juga menetapkan pajak yang tinggi pula. Sehingga gaji yang diterima dan dibawa pulang oleh para pekerja sama saja yaitu sedikit.

Sementara itu Amerika menempati peringkat 11 dengan upah minimum sebesar 7,25 Dollar AS per jam. Sedangkan jumlah yang akan dibawa pulang  para pekerja sebesar 6,26 Dollar per jam. Namun, peringkat itu bisa naik jika peraturan upah minimum di Negara tersebut memperhitungkan faktor kesetaraan. Separuh dari Negara bagian AS memiliki aturan yang memastikan pekerja dibayar melebihi upah minimum federal.

Sementara itu, delapan Negara termasuk Finlandia, Swedia dan Swiss tidak termasuk dalam laporan karena Pemerintah mereka yang tidak menentukan upah minimum. Banyak pekerja di negara – negara tersebut memiliki serikat buruh yang kuat dan mengatur posisi tawar – menawar secara kolektif terhadap upah, sehinngga Pemerintah tidak ikut campur dalam urusan upah minimum.

Sementara itu kehidupan buruh di Indonesia masih jauh dari kesejahteraan dikarenakan masih rendahnya gaji buruh di Indonesia. Berdasarkan data dari Numbeo gaji rata – rata per bulan buruh di Indonesia tercatat sebesar  3,67 Juta Rupiah. Seluruh pegawai di Indonesia pada umumnya menerima gaji di kisaran 2,5 – 5 Jutaan per bulannya. Bebeda dengan Negara tetangga seperti Malaysia, upah minimum buruh mereka hampir empat kali lebih tinggi di bandingkan dengan Indonesia. Pekerja di Malaysia menerima rata – rata gaji sebesar  11, 87 Juta Rupiah. Diantara 10 Negara ASEAN, Indonesia menempati posisi 8 dengan gaji terendah berada diatas Negara Kamboja yang berada di posisi 9 dan Negara Laos yang berada di posisi 10.


Untuk itu dengan menyambut Mayday yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2016 kemarin, di harapkan para buruh di Indonesia dapat menuangkan aspirasi dengan baik serta dapat berjalan dengan baik. Serta Pemerintah bisa mempertimbangkan upah yang layak untuk mensejahterakan para buruh. Gimana cocok kelen  rasa ?

You Might Also Like

0 comments